Apa itu Manpower Planning ? Apa pengaruhnya terhadap proses bisnis di Perusahaan ? Simak ulasan nya disini...
Tujuan
Menjelaskan
panduan kebijakan dan SOP dalam proses perencanaan SDM tahunan perusahaan; agar
proses penambahan dan rekrutmen karyawan baru dapat dilakukan secara efektif –
baik untuk sisi kepentingan bisnis perusahaan, ataupun dari sisi optimalisasi
beban kerja.
Panduan
Kebijakan
·
Annual Manpower planning atau
Perencanaan SDM tahunan merupakan kegiatan yang harus dilakukan untuk
memelihara jumlah karyawan yang paling optimal.
·
Perencanaan kebutuhan penambahan
SDM dilakukan dengan mengacu pada kebutuhan pengembangan/pertumbuhan bisnis dan
rencana ekspansi bisnis. Selain itu juga
mengacu pada optimalisasi beban kerja dalam setiap pekerjaan yang ada.
·
Salah satu metode terbaik untuk
mengukur analisa beban kerja adalah dengan menggunakan teknik rasio. Misal
rasio jumlah tenaga kerja dengan penjualan perusahaan. Atau rasio jumlah tenaga
kerja dengan jumlah total produksi perusahaan. Atau rasio jumlah tenaga kerja
dengan jumlah pelanggan. Makin tinggi rasionya, makin efisien jumlah tenaga
kerja.
·
Misal, perusahaan memiliki jumlah
tenaga kerja 100, dan total omzet penjualan adalah Rp 100 milyar per tahun;
secara rasio ini lebih baik dibanding perusahaan sejenis yang punya 200 tenaga
kerja dan hanya memiliki omzet Rp 50 milyar per tahun.
·
Persentase pertumbuhan jumlah
tenaga kerja sebaiknya tidak melebihi pertumbuhan omzet bisnis. Jadi jika omzet
penjualan tumbuh 20%, sebaiknya % pertumbuhan jumlah tenaga kerja baru adalah
dibawah angka itu.
·
Data Rencana Kegiatan Penambahan
SDM yang telah disusun harus digunakan sebagai acuan untuk melakukan proses
rekrutmen karyawan. Dengan cara ini maka rekrutmen dilakukan secara lebih
sistematis dan terencana, dan bukan serba mendadak karena kebutuhan baru yang
tidak diantisipasi.
Melalui
proses Perencanaan SDM yang lebih sistematis, maka aktivitas rekrutmen juga
bisa dilakukan dengan lebih baik, dan akan mampu menyaring kandidat terbaik.
Prosedur
1.
Penyusunan annual manpower
planning atau rencana penambahan karyawan tahunan untuk tahun depan, dimulai
pada minggu pertama bulan November, bertepatan dengan penyusunan rencana bisnis
tahun depan.
2.
Berdasarrencana kebutuhan
pengembangan bisnis tahun depan, maka setiap Manajer/Kepala Bagian/Kepala
Departemen menyusun rencana kebutuhan penambahan karyawan baru di bidangnya,
melalui Form Perencanaan SDM Tahunan.
3.
Jumlah kebutuhan penambahan
karyawan baru disusun dengan merujuk pada dua variabel utama, yakni :
a.
Rencana ekspansi bisnis tahun
depan
b.
Tren karyawan yang keluar pada
tahun sebelumnya dan tahun berjalan
4.
Selanjutnya, Form Perencanaan SDM
Tahunan yang telah diisi lengkap oleh setiap Kepala Deparetmen, akan direkap
dan dianalisa oleh Manajer SDM/Kepala Departemen SDM.
5.
Jika diperlukan, maka Manajer SDM
akan melakukan diskusi dan konsultasi dengan setiap Kepala Departemen untuk
mengklarifikasi jumlah kebutuhan karyawan yang paling optimum.
6.
Hasil analisa dan rekapitulasi
Form Perencanaan SDM Tahunan dari masing-masing departemen kemudian diolah
Manajer SDM dan diajukan kepada Direksi Perusahaan untuk mendapatkan
persetujuan.
7.
Jika mendapatkan persetujuan,
maka data akan dimasukkan dalam dalam Rencana Kegiatan Rekrutmen SDM Baru
Tahunan.
8.
Jika tidak disetujui, maka
informasi ini akan disampaikan kepada masing-masing Kepala Departemen.

0 Response to "Strategi Penyusunan Manpower Planning di Perusahaan Besar"
Posting Komentar